Ramban Item (4 total)

Komplek Benteng Anoi Itam

Komplek Benteng Anoi Itam

Merupakan Komplek benteng pertahanan yang dibangun oleh Jepang dalan Operasi "T" untuk menghadapi Perang Asia Pasifik. Terdapat beberapa benteng yang tersusun menjadi sebuah barikade pertahanan. Benteng - benteng tersebut dibangun mengikuti kontur tebing pantai membentuk seperti lingkaran, semuanya berjumlah 6 buah benteng dengan ukuran yang berbeda. Benteng ini terbuat dari beton cor, batu bata dan besi untuk penguatan. Dulu berfungsi sebagai Benteng Pertahanan Jepang. Kompleks Benteng Anoi Itam Sabang adalah peninggalan Jepang yang dibangun pada 1942-1945 sebagai pusat pertahanan dan penyimpanan senjata selama Perang Dunia II.
Makam Siti Rubiah

Makam Siti Rubiah

Merupakan makam dari istri Teungku Ibrahim di Iboih dan pengawalnya yang meninggal pada masa Islam, yaitu sebelum tahun 1800an. Makam Siti Rubiah terletak di Pulau Rubiah, Sabang, yang diambil dari nama beliau sebagai penghormatan atas jasa penyebaran agama Islam di sana. Siti Rubiah adalah istri dari ulama Tengku Ibrahim (Tengku Iboih) dan diyakini hidup pada abad ke-18 di Pulau Weh. Makamnya kini menjadi situs wisata religi yang ramai dikunjungi, terutama pada bulan-bulan suci, untuk berdoa dan berziarah.
Benteng Keuneukai

Benteng Keuneukai

Dibangun oleh Jepang pada tahun 1942 dalam operasi "T" sebagai pos pengamatan bila ada serangan atau kapal musuh yang mendekat dan sekaligus sebagai benteng pertahanan awal yang di dalamnya terdapat ruangan sebagai tempat penyimpanan amunisi untuk menghadapi Perang Asia Pasifik. Benteng Keuneukai adalah salah satu dari banyak benteng peninggalan Jepang yang dibangun di Sabang, Aceh, pada masa Perang Dunia II. Benteng ini didirikan oleh tentara Jepang pada tahun 1942, sebagai bagian dari Operasi "T".
Tugu Pemancungan Batee shok

Tugu Pemancungan Batee shok

Tugu pemancungan yang berada di Desa/Gampong Batee Shok Kecamatan Sukamakmu Kota Sabang ini berada dikawasan perkebunan warga, namun tugu ini dibuat oleh pemerintah. Jamal, Pemilik kebun yang berada di dekat lokasi tersebut mengungkapkan, sebagai sebuah situs sejarah, Tugu dengan tinggi 3 m dan luas 5 m² ini kurang diminati wisatawan. Satu-satunya pemberitahuan yang ada hanyalah sebuah papan petunjuk yang berada di tepi jalan raya.
Output Formats:

atom, dcmes-xml, json, omeka-xml, rss2