Meulakee/Meminang merupakan proses melamar seorang gadis yang dilakukan oleh seulangke atas nama keluarga calon Linto Baro. Keluarga pemuda mengundang pemangku adat gampong bersama seulangke untuk melaksanakan pinangan. Pihak pemuda tersebut melakukan pinangan dengan menyerahkan satu cerana berisi sirih dan satu puan yang dibungkus dengan kain sutra yang didalamnya berisi perhiasan yang terbuat dari emas, sedangkan cerana tersebut berisi sirih yang juga disebut sebagai ranup kong haba. Perhiasan yang diserahkan tersebut sebagai tanda pertunanganan (me tanda) dari pihak calon linto baro kepada calon dara baro.