Ramban Item (4 total)

Sulam Payung Aceh

Sulam Payung Aceh

Sulam Payung Aceh adalah kerajinan tradisional Aceh berupa teknik menyulam hiasan pada payung yang digunakan dalam upacara adat, termasuk pernikahan dan acara kebudayaan lainnya. Sulaman ini sering dibuat dengan benang dan payet yang membentuk motif khas Aceh, mencerminkan estetika dan keterampilan tinggi pengrajin lokal dalam memadukan ornamen budaya tradisional dan fungsi simbolik dalam masyarakat Aceh sebagai bagian dari warisan budaya takbenda yang dipertahankan secara turun-temurun.
Motif Bunggong U

Motif Bunggong U

Motif Bunggong U adalah motif yang terinspirasi dari bentuk bunga kelapa dan ombak laut yang khas di Kota Sabang. Motif ini dibuat dari bagian buah kelapa pada sambungan antara tangkai dan buah, kemudian dipadukan dengan bentuk ombak serta bunga kelapa yang belum mekar. Motif Bunggong U mencerminkan kreativitas pengrajin Aceh dalam mengekspresikan alam dan lingkungan pesisir Sabang sebagai bagian dari warisan kultural yang bernilai seni tinggi.
Bajee Linto Baro

Bajee Linto Baro

Bajee Linto Baro merupakan pakaian adat tradisional yang dikenakan oleh pengantin laki-laki dalam upacara pernikahan adat Aceh. Busana ini memiliki ciri khas warna gelap dengan hiasan sulaman dan ornamen bermakna simbolis yang mencerminkan kewibawaan, kehormatan, serta identitas budaya masyarakat Aceh. Bajee Linto Baro digunakan dalam prosesi adat sebagai bagian dari pelestarian nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Budee Trieng

Budee Trieng

Budee Trieng merupakan permainan tradisional masyarakat Aceh yang menggunakan bambu sebagai media utama untuk menghasilkan bunyi ledakan. Permainan ini biasanya dimainkan oleh anak-anak dan remaja menjelang dan pada saat Hari Raya Idulfitri. Budee Trieng menjadi bagian dari tradisi masyarakat Aceh yang diwariskan secara turun-temurun dan berfungsi sebagai hiburan rakyat serta sarana mempererat kebersamaan dalam masyarakat.
Output Formats:

atom, dcmes-xml, json, omeka-xml, rss2